Judul itu pasti membuat para ibu dan gadis muda tertarik tuk membaca. Meski setelah lanjut membaca bisa jadi memutuskan berhenti. Maksud tulisan ini adalah insting dan feeling istri akan suami. Setidaknya itu yang saya rasakan. Apa apa kalau saya diskusi sama istri, dan ujungnya saya menangkan pendapat saya, biasanya bakalan ketahuan kalau feeling  dia yang bener.

Kayak misalnya pilihan baju. Berapa banyak sih suami yang mau ngedengerin selera istrinya. Biasanya suami akan berkata: “Sudahlah ini sudah bagus kok.” Padahal istrinya bilang enggak bagus sama sekali. Lagi lagi mr Ego yang mendominasi. Coba deh kalau sesekali dengerin istri ngomong. Hargai pendapatnya dan coba turuti selera dia. Nanti akan ada perubahan besar, dan Anda pasti mendapat sanjungan, setidaknya dari istri Anda. “Nah, ini baru suamiku” (Lha selama ini sapa loh?)

Inilah bentuk komunikasi sederhana yang bisa bikin bahagia. Kalau tidak percaya silakan dicoba. Istri adalah partner hidup yang sangat mengasyikkan. Pelibatan mereka dalam beberapa hal bisa mengisi sebuah kekosongan, melengkapi sebuah kekurangan dan menyempurnakan hidup kita yang lebih bahagia.


*Seharusnya tulisan ini buat para suami, tapi tidak mengapa dibaca para ibu ibu yang baik hati, semoga bisa sedikit menguraikan kernyit di dahi.

Buat member kelas menulis, besuk tugas dikumpulkan. ^_^

Views: 627

Comment by nunuk rahmawati on October 18, 2012 at 5:10am

I like it..gimana kalo pak burhan bikin kelas bapak profesional (I do like "sapaan perdana "too)...........pasti ibi-ibu bukan sekedar sedikit menguraikan kernyit di dahi,tapi bakalan senyum maniiisss sekali.

Comment by Mugi Rahayu on October 18, 2012 at 8:30am

Saya setuju pak, dengan usulan ibu Nunuk Rahmawati.

Comment by Zainab on October 21, 2012 at 7:17am

baguuus tulisannya pak. Itu baru soal baju ya.. he he bikin adem.

baca ending tulisannya "Buat member kelas menulis, besuk tugas dikumpulkan. ^_^"

langsung jadi mengernyitkan dahi lagi dech... huwaaaaa 1 bab buku ku sampai manaaa niiih???

WHAT'S YOUR PROBLEM? NO PROBLEM!!

WHAT'S? CHALLENGE!!!

Comment by Burhan Sodiq on October 22, 2012 at 1:11pm

Mba Nunuk: Saya kepengen sih? Tapi gimana how nya ya. Hehehe

Mugi Rahayu: makasih mba dukungannya

Zainab: Ayo mba segera menyusul menghasilkan karya!

Comment

You need to be a member of Ibu Profesional to add comments!

Join Ibu Profesional

Award

Internet Sehat Bronze

Bronze Blog ISBA 2012

The BEST ICT for Education KNGA 2013

Penghargaan dari Menteri Pemberdayaan Perempuan Dan Perindungan Anak RI 2013

Big 15 Komunitas Perempuan se Indonesia pilihan Koran JAWA POS 2013

Events

Members

Blog Posts

Berlangganan IXL Math

Posted by septi peni wulandani on June 24, 2015 at 7:51am 39 Comments

Ingin mendampingi anak-anak belajar matematika dengan mudah dan menyenangkan? Apakah anda mengalami kesulitan untuk menyusun kurikulum matematika yang menantang buat anak-anak? tidak perlu risau, karena Ibu Profesional mengajak anda lebih dekat mengenal www.ixl.com 

Apa itu IXL Math

adalah salah satu situs matematika untuk anak-anak pra sekolah - SMP. Situs ini berisi puluhan ribu soal-soal matematika interaktif dilengkapi dengan reward dan…

Continue

[Bunda Produktif] THE POWER OF “KEFEFET”

Posted by Amelia Novita on June 11, 2015 at 12:28pm 0 Comments

Saya adalah seorang full time mother, ibu yang tidak bekerja secara formal sebagai orang kantoran. Bahkan, hal tersebut sudah berjalan sejak saya belum berperan sebagai seorang “mother beneran” karena memang saat itu kami belum dianugerahi seorang anak pun. Sejak awal menikah, saya sudah berencana untuk berhenti bekerja. Sudah puaslah saya mengikuti rapat Senat Mahasiswa sampai pagi saat kuliah, juga lembur sampai pagi saat bekerja di penerbitan. Dan sejak menikah, saya…

Continue

[Bunda Produktif] Berbisnis souvenir Korea di Negeri Ginseng

Posted by Shinta Rini on June 8, 2015 at 1:00am 0 Comments

Berbisnis souvenir Korea di Negeri Ginseng

Oleh : Shinta Rini

 

            Tidak pernah terbayangkan di benak saya kalau Korea Selatan (selanjutnya saya tulis Korea saja) akan menjadi tempat perjuangan yang tak terlupakan bagi saya sekeluarga. Korea yang selama ini hanya saya lihat dari drama-drama Korea di Televisi Nasional, sekarang tampak nyata di hadapan saya. Proses adaptasi menyesuaikan kebiasaan dan budaya yang berbeda…

Continue

[Bunda Produktif] Antara TeNda dan Saung CaNda

Posted by Linda Merina on June 7, 2015 at 9:57am 0 Comments

            Entah kapan tepatnya saya mulai berani bermimpi, menggantungkan sebuah harap dalam setiap doa untuk memiliki warung makan yang sederhana. Ya, sederhana. Mungkin, bagi sebagian orang, mimpi ini terkesan nanggung. Tapi mimpi ini saya simpan dalam hati terdalam dan selalu membumbung tinggi kala bermunajat, mengetuk salah satu pintu rejekiNya. Saya memang tidak begitu nyaman saat harus makan di restoran besar. Meski menu yang tersaji tampak menarik mata dan menggugah selera,…

Continue

Photos

Loading…
  • Add Photos
  • View All

© 2015   Created by septi peni wulandani.

Badges  |  Report an Issue  |  Terms of Service