top of page

LEADHERSHIP TALK – IBU PROFESIONAL ASIA

Perempuan sebagai Penjaga Nilai: Menyatukan Energi Lintas Negara dalam Festival Perempuan Pemimpin Ibu Profesional


Asia, 27 November 2025 — Sebuah momen penting bagi perempuan lintas negara kembali terwujud melalui LeadHership Talk, sebuah talkshow yang diselenggarakan oleh komunitas Ibu Profesional Asia, yang merupakan bagian dari komunitas Ibu Profesional yang berpusat di Indonesia. Acara ini berlangsung secara hangat dan intim, menghadirkan ruang refleksi bersama mengenai kepemimpinan perempuan sebagai penjaga nilai-nilai kehidupan.


LeadHership Talk, sebuah talkshow yang diselenggarakan oleh komunitas Ibu Profesional Asia
LeadHership Talk, sebuah talkshow yang diselenggarakan oleh komunitas Ibu Profesional Asia

LeadHership Talk merupakan bagian dari Festival Perempuan Pemimpin, rangkaian acara regenerasi kepemimpinan yang menjadi momentum khusus menjelang empat belas tahun perjalanan Ibu Profesional di Indonesia. Diselenggarakan secara daring melalui Zoom dan YouTube Ibu Profesional Asia, acara ini berhasil mempertemukan hampir lima puluh peserta perempuan dari berbagai kota dan negara, dengan menghadirkan tiga narasumber inspiratif serta seorang moderator dari Ibu Profesional Asia.


Ketiga narasumber berasal dari internal IP Asia, yaitu Mesa Dewi Puspita, Niya Nuryanti, dan Wastuwidyarini, masing-masing membawa pengalaman kepemimpinan di bidang yang mereka tekuni. Meskipun terpisah jarak, semangat kebersamaan dan kolaborasi tetap terasa kuat, membuktikan bahwa keterbatasan fisik tidak menghalangi perempuan untuk bertemu, belajar, dan saling menguatkan.


Dalam sesi berbagi tersebut, para narasumber menyampaikan gagasan mendalam tentang kepemimpinan perempuan:


  1. Kepemimpinan Berawal dari Kehidupan Sehari-hari


Mesa Dewi Puspita (Abu Dhabi, UAE)—anggota IP Asia sekaligus Founder Gerakan Puan Adaptif—mengungkapkan bahwa kegiatan sehari-hari di rumah dapat dimaknai sebagai project-project kecil penuh tantangan. Dari sanalah tumbuh keterampilan memimpin, mengambil inisiatif, dan menyelesaikan masalah secara adaptif.


  1. Pemimpin adalah Penjaga Hal-Hal Berharga


Niya Nuryanti (Qatar), pengelola Ibu Inklusif Ibu Profesional, menekankan bahwa pemimpin sejatinya adalah seseorang yang berani menjaga apa yang ia pedulikan. Dalam konteks perempuan, kepemimpinan tampak jelas ketika seorang ibu menjaga anak, mendampingi keluarga, serta memastikan semua berjalan baik—seringkali dari balik layar.


  1. Menghargai Ide sebagai Aksi Memimpin


Wastuwidyarini (Busan, Korea Selatan), yang pernah memimpin regional Bali, menyampaikan bahwa menghargai ide merupakan tindakan aktif seorang pemimpin. Ketika semua merasa didengar dan dirangkul, terbentuk ruang aman untuk tumbuh bersama. Nilai ini dapat dilatih dari lingkungan rumah sebelum diterapkan dalam skala yang lebih luas.


Acara LeadHership Talk menegaskan bahwa kepemimpinan perempuan bukan semata posisi, tetapi fungsi luhur sebagai penjaga nilai. Melalui perjumpaan daring ini, Ibu Profesional Asia kembali membuktikan bahwa perempuan di berbagai negara dapat saling menguatkan, berbagi perspektif, serta menyalurkan nilai-nilai penting bagi generasi berikutnya.

bottom of page