top of page

SEKOLAH PEREMPUAN PEMIMPIN (SEPPIM) IBU PROFESIONAL 2025 Mencetak Perempuan Pemimpin Berbasis Nilai untuk Masa Depan Indonesia


Depok, 5 Oktober 2025 —Sebanyak 17 perempuan pemimpin dari berbagai daerah di Indonesia berkumpul selama tiga hari penuh di Wisma Hijau, Mekarsari, Depok, dalam rangka mengikuti Sekolah Perempuan Pemimpin (SEPPIM), sebuah inisiatif pelatihan kepemimpinan berbasis nilai yang digagas oleh Komunitas Ibu Profesional.


SEPPIM 2025 ini berlangsung pada 3–5 Oktober 2025, diselenggarakan oleh Tim Padepokan Margosari, dan dipandu oleh para fasilitator berpengalaman, termasuk pendiri komunitas Ibu Profesional, Septi Peni Wulandani.


Sekolah Perempuan Pemimpin 2025
Sekolah Perempuan Pemimpin 2025

Transformasi Perempuan Pemimpin di Tengah Krisis Regenerasi


Dalam SEPPIM ini, peserta tidak hanya dibekali dengan skillset kepemimpinan, tetapi juga mindset dan heartset yang kuat. Acara dibuka dengan menyusun puzzle Visi


“Menjadi organisasi perempuan berbasis nilai yang berkelas dunia, berakar kuat di keluarga dan berdampak luas bagi masyarakat global.”


Sesi keynote dibawakan oleh Dodik Mariyanto yang mengangkat peran perempuan sebagai pemimpin dan akar peradaban. Di sore hari, peserta mendapatkan kehormatan belajar langsung dari Bapak Bambang Ismawan, pendiri Yayasan Bina Swadaya, yang telah membangun gerakan sosial sejak 1967 dan berkembang menjadi ekosistem kewirausahaan sosial mandiri.


Peserta dari Seluruh Nusantara


Peserta hadir dari berbagai kota seperti Jakarta, Bekasi, Bogor, Cirebon, Semarang, Malang, Jember, hingga Balikpapan dan Payakumbuh, Sumatera Barat. Semua datang dengan semangat yang sama: menjadi pemimpin perempuan yang siap membangun peradaban dari rumah, komunitas, hingga berdampak global.


Belajar Lewat Imajinasi dan Simulasi


Kegiatan SEPPIM dirancang tidak hanya dalam format workshop dan diskusi, tetapi juga lewat experiential learning, antara lain:

Walk of Vision dengan konsep unik Daster Party, Deep Dive Wheel Structure untuk memahami roda sinergi organisasi Ibu Profesional, Theory of Change Workshop oleh pembaharu muda Ara Kusuma, dan sesi kolaboratif “Gerakan Ibu Masa Depan” sebagai aksi nyata pasca SEPPIM.


Misi Besar: Mempersiapkan Pemimpin Ibu Profesional 2025–2028


"SEPPIM bukan sekadar pelatihan, tapi retret yang mengajak kita bertemu kembali dengan diri sendiri."

— Nesri Baidani, Plt. Ketua Yayasan Ibu Profesional


"Ini adalah mimpi yang menjadi nyata. Akhirnya kami punya pembekalan kepemimpinan yang mendalam."

— Utami Sadikin, Ketua Yayasan terpilih


"SEPPIM adalah kegiatan yang saya tunggu-tunggu, karena ada hal besar yang akan menanti di kepengurusan kami nanti.

— Hamidah Rina Mantiri, Sekjen Ibu Profesional 2025–2028


"Hari ini kita hidup dengan imajinasi orang lain. Maka berimajinasilah. Karena jika bukan imajinasi kita, maka imajinasi orang lain yang akan kita jalani."


Fakta Pendukung


Penelitian Harvard Business Review menyebutkan bahwa pemimpin perempuan memiliki kekuatan besar dalam hal empati, kolaborasi, dan komunikasi transformasional—tiga hal yang sangat dibutuhkan dalam organisasi komunitas berbasis nilai seperti Ibu Profesional.


Jejak Publikasi dan Media Sosial


SEPPIM 2025 mendapat perhatian luas dari berbagai media daring nasional, antara lain:







 
 
 

Comments


bottom of page