top of page

5 Cara Asyik Ini Bisa Diterapkan Untuk Mengenalkan Literasi pada Anak di Rumah

Hai, IPers!

Sudah membaca buku apa hari ini? Meskipun sudah awam dipahami bahwa buku adalah jendela dunia tetapi minat membaca masyarakat Indonesia terbilang masih rendah. Berdasarkan survei yang dilakukan Program for International Student Assessment (PISA) yang dirilis Organization for Economic Co-operation and Development (OEDC) pada tahun 2019, Indonesia menempati peringkat ke-62 dari70 ne gara. Ini berarti Indonesia menempati peringkat 10 terbawah negara dengan literasi terendah. Hal ini pula yang menjadi tugas para orang tua untuk mengenalkan literasi ke anak dimulai dari rumah.


Dilansir dari situs wikipedia.org, literasi merujuk pada keterampilan individu membaca, menulis, berbicara, menghitung, dan memecahkan masalah pada tingkat keahlian tertentu yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Bisa dikatakan, literasi tidak bisa lepas dari kemampuan berbahasa.


Mengenalkan literasi ke anak

Sumber: Pixabay


Kenalkan Literasi pada Anak Sebaiknya Sedini Mungkin

Alasan utama mengenalkan literasi sedini mungkin ke anak, karena otak anak-anak seperti spons yang mampu menyerap apapun dengan cepat. Terlebih pada masa keemasan pertumbuhan (golden age). Usia ini berada pada rentang 1-5 tahun pertama kehidupan seorang anak. Peran orang tua mendampingi buah hati perlu dilakukan agar pertumbuhan dan perkembangan bisa maksimal.


Untuk mengenalkan dunia literasi ke anak harus dengan cara yang menyenangkan layaknya bermain. Penting bagi anak untuk melihat aktivitas membaca itu sebagai hal yang mengasyikkan bukan sebuah paksaan. Bila sudah menjadi sesuatu yang menyenangkan, membaca akan menjadi sebuah kebutuhan.


Cara Asyik Mengenalkan Literasi Ke Anak Bisa dengan Hal Ini

Pernahkan IPers mendengar celetukan saat orang tua membacakan buku cerita ke bayi dianggap percuma karena mereka belum paham? Sebenarnya otak bayi pun telah bisa menerima dan mengingat informasi dari luar, lo! Hanya saja, bayi belum bisa merespons apa yang mereka terima. Namun, seiring waktu bayi akan bisa memahami dan merespons sesuai dengan perkembangan otak dan emosinya.


Untuk anak usia dini aktivitas literasi ini bermanfaat untuk meningkatkan kecerdasan dan membentuk pola pikir agar mereka mampu berpikir kritis. Berikut beberapa cara asyik mengenalkan literasi ke anak di rumah.


1. Membacakan Buku Cerita

Aktivitas ini bisa dilakukan orang tua saat menjelang anak tidur. Biarkan anak memilih buku yang akan dibacakan orang tua agar mereka bersemangat dengan aktivitas ini. Selain membuat anak gemar membaca, aktivitas ini juga bisa membangun bonding antara anak dan orag tua.


2. Mengenal Huruf dan Angka dengan Flash Card

Kartu ini biasanya berukuran 5 cm x 13 cm dan bertuliskan nama hewan, tumbuhan, huruf, atau angka. Orang tua juga bisa membuat sendiri dan ditempel dengan tokoh kartun kesukaan anak atau foto anggota keluarga.

3. Mengajak Anak Mengeja Nama

Biasanya anak akan bangga bila bisa mengeja namanya sendiri. Mulailah dengan melatih anak mengeja nama panggilannya dan minta dia mengulang kembali.


4. Ajak Anak Diskusi

Setelah orang tua membacakan buku cerita, ajak anak untuk menceritakan kembali apa yang telah dia simak dengan versinya sendiri. Sesekali, ajak pula diskusi tentang karakter yang ada di buku cerita tersebut.


5. Beri Apresiasi Anak

Meskipun terlihat remeh, memberikan hadiah kecil atas pencapaian anak pasti membuatnya bahagia. Misalnya, ketika anak bisa menceritakan kembali isi dari buku yang dibaca, orang tua membelikan buku baru sebagai bentuk apresiasi.


Meskipun dengan cara yang sederhana, tetapi cara di atas tadi bisa memberikan stimulasi minat literasi pada anak. Semua cara mengenalkan literasi pada anak tadi harus dengan cara yang menyenangkan dan disesuaikan dengan usia anak. (Lilik Herawati/Internship)

42 views0 comments

Kommentare


bottom of page