top of page

Kampung Bakat Ibu Profesional, Tempat Jitu Kembangkan Bakat


Pernahkah merasa memiliki bakat namun tidak ada wadah untuk mengasah bakat itu?

Pernahkah merasa ingin membuktikan sebuah karya hasil mengasah bakat ?


Jangan khawatir! Kampung Bakat Ibu Profesional yang dikelola oleh kampung komunitas dapat dipilih sebagai sebuah wadah yang luar biasa hebat untuk mengembangkan bakat membernya.


Yuk, simak kisah indah saya mengikuti Kampung Bakat Batch#2 Ibu Profesional.


Mengapa Tertarik ?

Saya Raudhah, salah satu member Komunitas Ibu Profesional dari regional Sulawesi. Awalnya saya tidak tahu tentang Kampung Bakat yang kemudian lebih dikenal dengan istilah KaBa. Informasi awal tentang Kaba Batch#2 saya dapatkan dari WAG Komunitas. Informasi yang kurang membuat saya akhirnya mendaftar di jelang akhir masa pendaftaran. Sempat bingung juga untuk mendaftar atau tidak. Penasaran yang kemudian membuat saya tertarik untuk mendaftar.


Salah satu alasan ketertarikan saya lainnya selain penasaran adalah karena istilah-istilah yang digunakan sangat menarik. Saya menyenangi istilah-istilah dan model e-flyer warna-warni yang dibagikan di sosmed. Bagi seorang visual seperti saya, promo menggunakan gambar dan kata-kata sangat efektif. Istilah-istilah yang ada diantaranya adalah pelayaran, kabin, shIPer. Lalu setelah bergabung akan kita kenal istilah ayunda, guardian, kakakru. Layaknya sebuah pelayaran, Kampung Bakat ini diibaratkan sebuah kapal yang akan berlayar selama 150 hari dan memiliki kabin-kabin. Para peserta yang terdaftar untuk belajar di setiap kabin disebut dengan shIPer.


Kaba Batch#2

Kapal Kaba Batch#2 mulai berlayar pada bulan Juni 2022. Saya memilih untuk bergabung di Kabin Fotografi. Awalnya ingin memilih Kabin Public Speaking dan Broadcasting atau Videografi. Namun, tarikan Kabin Fotografi begitu kuatnya. Jadilah saya bergabung di Kabin Fotografi.


Kaba Batch#2 memiliki beberapa kabin yaitu Kabin Public Speaking dan Broadcasting, Kabin Videografi, Kabin Fotografi, Kabin Zerowaste, Kabin Merajut dan Macrame, Kabin Menjahit, Kabin Kecantikan, Kabin DIY Mainan Anak, Kabin Boga, dan Kabin Berkebun.


Kabin Fotografi yang menjadi pilhan saya diasuh oleh 4 orang ayunda. Para ayunda ini bertindak sebagai mentor/guru sekaligus menjadi teman diskusi yang baik. Mereka semua ramah dan memiliki ilmu fotografi yang luar biasa. Membimbing tanpa kenal lelah dan membuat shIPer seperti saya yang sangat awam akhirnya benar-benar nyemplung di dalam keriuhan kabin ini. Sukses nyemplung akhirnya membawa saya menjadi siswa yang serius pada materi yang diajarkan.


Proses belajar di Kaba 2 dimulai dengan mahasiswa digabungkan dalam WA Grup agar dapat bersinergi satu sama lain juga agar informasi yang diberikan bisa diterima oleh mahasiswa secara cepat. Masa kuliah berlangsung selama 5 bulan ditambah dengan masa penyiapan tugas akhir selama 1 bulan. Masa kuliah diisi dengan pemberian materi kuliah yang setiap sesinya disebut dengan Jari Unik. Total jari unik selama perkuliahan Kaba 2 Fotografi ini ada 4 Jari Unik yang terdiri atas Basic Photography, Basic Photography 2, Editing Foto ala Ponsel dan Berdaya dengan Fotografi menjadi Jari Unik ke 4 yang dipelajari oleh mahasiswa.


Bagian lain yang menarik dari proses belajar di Kaba 2 adalah informasi yang diberikan dalam bentuk Playbook dan arena bermain/berinteraksi yang disebut Playground. Dalam buku saku ini disebutkan bahwa ada 2 WA Grup yaitu Quantum dan Kabin. Quantum adalah grup tempat bertemunya para shIPer dan kru (gabungan Ayunda, Guardian dan Kakakru) sementara Kabin adalah WA Grup untuk setiap rumpun bakat.

















Proses belajar di Kaba 2 dimulai dengan mahasiswa digabungkan dalam WA Grup agar dapat bersinergi satu sama lain juga agar informasi yang diberikan bisa diterima oleh mahasiswa secara cepat. Masa kuliah yang berlangsung selama 5 bulan ditambah dengan masa penyiapan tugas akhir selama 1 bulan. Selama masa perkuliahan mahasiswa akan dikenalkan dengan Jari Unik yang merupakan sesi materi kuliah, Gelato ( Game Eskpresif ala Fotografer Kabin Fotografi) Kabinfo dan Puding (Perkenalan Saudari Tersayang).


Ketiga kegiatan selama perkuliahan ini memiliki kehebohan yang berbeda. Jari Unik diberikan sebanyak 4 kali selama masa perkuliahan. Basic Photography 1, Basic Photography 2, Editing Foto ala Ponsel dan Berdaya dengan Fotografi adalah merupakan Jari Unik yang dipelajari selama pelayaran Kabin Fotografi. Adapun Gelato Kabinfo diberikan sebanyak 5 kali dengan setiap periode game memerlukan waktu 11 hari hingga tanggal pengumpulan. Puding sebagai sarana perkenalan anggota kabin juga menjadi acara yang ditunggu-tunggu selain acara perkenalan di WAG Quantum.


Sebagai salah satu sarana perkuliahan, Kaba 2 juga mengenal kelulusan. Standar kelulusan untuk setiap shIPer adalah mengikuti program, mengumpulkan poin bintang, meraih bintang penghargaan dan mencapai finish line. Untuk penilaian games sendiri, setiap shIPer harus mengerjakan 8 games dengan sistem penilaian bintang mulai dari bintang 1 hingga bintang 3 (tidak tepat waktu hingga tepat waktu dalam pengumpulan games), penghargaan spesial (badge) dengan standar 1 badge 1 bintang. ShIPer yang berhasil mengumpulkan lebih dari 24 bintang akan menjadi ShIPer terbaik.


Setelah melewati masa kuliah selama 5 bulan akhirnya kami para mahasiswa Kabin Fotografi mengambil peran untuk membuat tugas akhir berupa e-Magazine Shutter. Produk ini dilaunching sebelumnya dalam bentuk kegiatan Webinar. Luar biasa. Para shIPer kabin fotografi berpartisipasi bersama menghasilkan karya.

Ikut Kaba = Seru

Ingin merasakan keseruan seperti yang saya rasakan saat Kaba 2 ? Merasakan bagaimana menjadi salah satu ShIPer Terbaik seperti saya ? Merasakan keseruan mengerjakan games dan menyimak Jari Unik ? Mari bergabung dalam Kaba Batch#3. Saat ini sedang dibuka pendaftaran untuk Kaba 3. Nikmati sensasi bergabung dalam Kaba untuk mengeksplore bakat yang teman-teman miliki. Yuuk... Ditunggu!

55 views0 comments

Commentaires


bottom of page