Memulai Kebiasaan Jujur dari Rumah

Alhamdulillah sejak diamanahi tugas menjadi Manager Keuangan di Institut Ibu Profesional, saya menjadi lebih aware dengan segala hal yang berhubungan dengan keuangan, managerial, dan tentunya sifat yang perlu dipegang teguh adalah jujur. Akhir-akhir ini saya banyak membaca buku yang relevan dengan manager keuangan. Hingga buku-buku tentang gratifikasi, korupsi, dan sebagainya pun saya lahap. Dan ini sangat menarik bagi saya.



Buku yang akhir-akhir ini sering saya baca


Semakin mempelajari, semakin paham bahwa tindakan-tindakan korupsi dan turunannya itu seperti "penyakit mental" yang perlu dicegah. Bagaimana cara mencegahnya? Tindakan pencegahan perlu dilakukan dari level paling kecil, yaitu dari diri sendiri dan keluarga. Inilah yang mulai saya coba tanamkan dalam keluarga, yaitu sifat jujur. Bukankah Rasulullah saw diberi gelar Al-amin karena sifatnya yang jujur dan dapat dipercaya? Dan bukankah mengikuti kebiasaan Rasul adalah sunnah? Berbekal inilah saya dan suami bertekad menanamkan sifat jujur di keluarga kami, pada anak-anak kami.


Menanamkan sifat jujur di keluarga kami dilakukan dengan kebiasaan dan teladan. Saya dan suami sudah bersepakat harus jujur, clear & clarify dalam setiap komunikasi yang kami lakukan. Dengan begini, kami berharap anak dapat mencontoh. Selain itu, kami senang membacakan buku cerita yang bertema kejujuran dan sifat terpuji lainnya kepada putri kami.


Sejauh ini, dikeluarga kami (karena mungkin)saking terbiasanya jadi sampai hal-hal kecilpun jadi media belajar jujur kami. Misalnya dalam hal (maaf) k*nt*t saat lagi family time di rumah, dikeluarga kami pun si "pelaku" sudah langsung mengaku/jujur yang melakukannya hehe.. sudah tidak perlu saling menuduh dan mengkambing hitamkan/menyalahkan orang lain. Bayangkan kalau kebiasaan ini terjadi pada hal atau kasus yang lebih besar?


Semoga tulisan ini bisa menginspirasi teman-teman, bahwa menanamkan sifat jujur itu perlu dilakukan dari level terkecil, keluarga. Agar tertanam kuat Jika semua keluarga memiliki sifat kejujuran yang kuat, saya optimis Indonesia akan lebih maju dan bebas korupsi 😊

0 views
Contact us

Email : info@ibuprofesional.com

​​

  • Facebook Social Icon
  • Twitter Social Icon
  • instagram
  • YouTube Social  Icon
  • Google+ Social Icon

© 2018 by Ibu Profesional. www.ibuprofesional.com All right reserved