Menjadi Produktif saat Isolasi Mandiri

Updated: Feb 3

Pengetahuan tentang prosedur isolasi mandiri di tengah pandemi yang semakin mengganas adalah hal yang perlu kita ketahui dan pahami, Bunda. Dengan mengetahui apa saja yang bisa kita lakukan saat isolasi mandiri, kita tidak akan mengalami panik berlebihan ketika suatu saat nanti harus menjalani isolasi mandiri.



Panduan Isolasi Mandiri dari Kementerian Kesehatan


Kementerian kesehatan sudah menerbitkan panduan untuk isolasi mandiri diantaranya:


1. Selalu memakai masker dan membuang masker sekali pakai di tempat terpisah dengan sampah lain.

2. Jika merasakan sakit atau bergejala covid-19 tetap berada di rumah. Hal ini diperlukan untuk mencegah penularan yang lebih luas.

3. Menghubungi telemedicine baik dari sosial media atau menghubungi hotline yang sudah disediakan. Menceritakan gejala yang dirasakan dan riwayat kontak.

4. Gunakan ruangan atau kamar yang berbeda dengan anggota keluarga yang lain yang tidak memiliki gejala dan tetap menjaga jarak minimal 1 meter.

5. Rutin mengecek suhu serta mengamati gejala yang dialami apakah semakin membaik atau memburuk. Selama menjalani isolasi mandiri, hindari memakai peralatan makan dengan anggota keluarga lain serta memperhatikan penggunaan toilet. Anggota keluarga yang sedang isolasi mandiri bisa menggunakan di awal atau di akhir dan setelah digunakan dibersihkan dengan cairan disinfektan.

6. Menerapkan hidup sehat dan bersih, mencuci tangan dengan sabun di air yang mengalir, makan makanan yang bergizi, serta menerapkan etika bersin dan batuk yang baik.

7. Menjaga kebersihan dan juga kesehatan rumah dengan rutin disinfeksasi. Berjemur di bawah sinar matahari pagi kurang lebih selama 15-30 menit.

8. Jika keadaan kesehatan semakin memburuk segera hubungi layanan kesehatan agar dapat ditangani lebih lanjut.



Tetap Produktif saat Isolasi mandiri


Isolasi mandiri ini dilakukan dengan waktu tak sebentar yaitu 14 hari.

Selama 14 hari isolasi mandiri akan sangat bosan rasanya jika hanya berdiam diri saja.

Berikut kegiatan yang bisa Bunda lakukan ketika sedang isolasi mandiri.


1. Membaca

Membaca bisa menjadi salah satu pengusir rasa jenuh loh Bun. Bunda bisa memulainya dengan membaca hal yang disukai.


2. Menulis.

Kegiatan produktif lainnya ialah menulis. Membuat jurnal harian selama masa isolasi mandiri akan menjadi teman yang mengasyikkan bun dan bisa kita kenang ketika kita membukanya nanti setelah melewati masa isolasi mandiri dan menjadi bukti bahwa kita sudah melewatinya dengan baik.


3. Berolahraga ringan.

Berolahraga minimal 5 menit perhari selain membuat badan bugar juga bisa meningkatkan mood loh. Olahraga ringan seperti jalan di sekitar halaman rumah sambil berjemur di bawah sinar matahari pagi juga cukup loh bun.


4. Teleconference dengan sahabat atau kerabat.

Kecanggihan teknologi menjadi sebuah anugerah ketika kita harus melakukan isolasi mandiri ya bun, selama masa isolasi kita masih bisa berkomunikasi dan bercengkrama dengan sahabat atau kerabat melalui video call atau video conference.

Kejenuhan isolasi mandiri pun akan hilang setelahnya.




Isolasi mandiri bukan hal yang menakutkan lagi ya, Bunda, jika kita sudah tahu prosuder apa saja yang perlu kita perhatikan dan juga mengetahui cara mengusir kejenuhan yang ada selama isolasi mandiri.

Jangan lupa untuk tetap jaga protokol kesehatan.

--


Disusun Oleh Tim Media Komunikasi Seknas Ibu Profesional

Penulis : Diajeng

Editor : Widi Utami

Desain : Wenny Wahyuningrum

pprotokolpkesehatan.

Sehat selalu.

102 views0 comments