Review Materi Menumbuhkan Karakter Anak lewat Dongeng

Tidak terasa kini kelas Bunda Sayang Koordinator sudah memasuki bulan ke 10. Sebentar lagi akan memasuki milestonenya. Sudah banyak yang kita pelajari bersama sama di grup ini. Banyak hal baru yang sudah kita praktekan bersama juga. Semoga sudah banyak pula perubahan perubahan positif yang kita lakukan bersama.



Bulan ke sepuluh ini, kita akan belajar tentang mendongeng. Ketika bu Septi bertanya apa sih sebetulnya manfaat mendongeng menurut teman teman, ternyata memang banyak sekali. INi diantara manfaat mendongeng yang teman teman sebutkan di grup saat kelas berlangsung Senin malam:

Manfaat mendongenguntuk ibu :


  1. Membangun bonding, pesan yang ingin kita sampaikan pada anak akan sukses tersampaikan lewat dongeng.

  2. Menanamkan nilai tanpa banyak menasehati langsung

  3. Ingat ibu saya suka mendongeng

  4. Melatih keterampilan berbahasa

  5. Menanamkan karakter baik, menambah kosakata

  6. Membangun kenangan, menanamkan nilai

  7. Menanamkan nilai, mengajak mengambil hikmah, mengasah imajinasi, mengasah kemampuan analisa, menambha kosakata

  8. Agar makin terampil mendongeng di depan anak, menemukan cara mudah menananmkan karakter, membangun bonding, dst dan yang terpenting meningkatkan pedemeter di depan anak

  9. Menanamkan karakter baik dan mengenalkan idola baik

  10. Anak anak jadi lebih mudah mengungkapkan emosinya. Jadi tau bahasa tubuh dan mimik wajah saat marah, atau bahagia

Setelah memahami  manfaat mendongeng buat ibu, bu Septi mengajak kami berpetualangan memasuki "Dunia Dongeng Ibu Profesional" jreng jreng jreng....



Selamat Datang di Dunia Dongeng Ibu Profesional 

Rumah mungil di tepi sungai itu sekarang kelas kita.

Disana kita akan saling bertutur, menceritakan berbagai kisah 

dengan berbagai mimik wajah yang terlihat penuh asa

1 jam kita akan duduk bersama disini penuh kehangatan

sambil mendengarkan gemericik air

yang menambah sejuk nya kisah tentang kita.

Burung burungpun beterbangan mengitari rumah kita

seakan akan mereka tau bahwa kita

datang dengan penuh cinta

Mari kita bertutur, apa yang bunda rasakan saat ini ?


Begitulah kira kira  pengantar dari bu Septi. Mengajak kami terbang ke sebuah alam maya yang luar biasa penuh dengan keindahan. Serasa menjadi peri yang sedang berkumpul bersama, bercengkrama menikmati hari di tengah hutan kecil yang indah luar biasa. Satu jam yang membawa kami pada sebuah dunia khayal yang penuh warna. 

Saya yang saat itu sedang duduk di tengah tengah keluarga pun merasa harus melipir ke kamar demi dapat menikmati suasana khayal itu. wow... sebuah permulaaan yang indah

Begitu pun yang dirasakan oleh teman teman. Semua merasa nyaman, damai, bakhan mistis. Beberapa teman malah ada yang sampai teringat kepada ayah bundanya di kampung halaman. Bu Septi sukses membawa kami pergi berkelana...



Berapa kali mereka bilang ke kita ingin terbang, dan berapa kali kita balas dengan senyuman saja. Berapa kali mereka bersikap aneh, dan berapa kali kita bilang "ada ada saja kamu".

Dunia kita dan dunianya memang berbeda

Dan materi pun dimulai dengan sebuah pengingat yang membuat sebagian besar diantara kami jadi senyum senyum kecut. Senyum tapi miris, senyum tapi sedih. di dalam hati kami mengakui bahwa kami telah melakukan kesalahan.Sebuah pengingat yang membuat kami terhenyak.


Selanjutnya bu Septi mengajak kami duduk duduk di rerumputan pinggir sungai, menghirup udara segar banyak banyak, dan menghembuskannya perlahan. 

Bu Septi menantang  tiga orang diantara kami untuk membuat sambung dongeng. Kami berebut untuk menjadi relawan. Yang terpilih adalah mba Sasa, mba Caca, dan saya sendiri. Dongeng didasari pemandangan yang sedang kami lihat saat ini. Di tepi sungai di atas rerumputan. Dan dongeng pun dimulai...


Ketika bangun pagi ku dengar suara lengkingan rusa. Seketika aku ingin beranjak dari tempat tidur dengan memikirkan ide hari ini untuk...

Kulewati hari indah ini bersama yanda dan nanda tercinta. Semesta mendukung dengan cahaya kasihnya yang mengintip malu malu dibalik sepoi angin dan kicauan merpati. Manalagi yang ku cari jika semua ini cukup ada untukku dan...

Dan aku bersyukur kepada Allah Sang MAha Pencipta. Yang telah menciptakan dunia dan sisinya. Sang Arsitek Yang Maha Agung, seniman Yang Luaar biasa. Menciptakan dunia dengan segala keindahannya, serta memenuhi segala kebuuthan manusia dengan sangat sepurna. Allah Maha Segalanya...


Alhamdulillah, terciptalah sebuah dongeng yang keren karya kami bertiga. Sambung dongeng bisa jadi salah satu cara untuk memantik imajinasi.



Setelah sambung dongeng, bu Septi mengajak kami berimajinasi lebih jauh dengan memberikan gambar. Ketiga gambar diberikan satu persatu. Dan tugas kami membuat cerita berdasarkan gambar tersebut dan melanjutkan cerita sesuai dengan gambar yang diberikan. Dan terakhir kami diminta menyatukan cerita tersebut dan memberikan judul pada cerita tersebut. Inilah ketiga gambar tersebut...







Luar biasanya adalah, ternyata lahir banyak sekali cerita cerita yang keren keren abis...

wah, saya pun kaget luar biasa. Tidak pernah menyangka bahwa teman teman memang jago jago membuat dongeng. Dari gambar yang sama, bisa hadir banyak sekali dongeng, banyak cerita, banyak alur, yang semuanya berbeda beda.


Saya ambil beberapa contoh dongeng2 luar biasa tersebut sebagai contoh :

Lebah Bersepatu Merah

oleh Dyas

 Hai, nama saya lebah bersepatu merah. 

Inilah rumahku, rumah tingkat bertiang penompang 4 pohon besar dengan ornamen penghias rumah berwarna merah.

Aku tidak tinggal sendirian disini, ada banyak teman teman di sekitarku seperti....siapa aja ya ?

(adik tau tidak? coba sebutkan sama sama)

Seperti aku yang punya banyak teman... sahabatku Octa(octopus) juga punya bnayak teman di laut. Coba, mana ya Octa? Siapa saja temannya?


Lubi si Lebah Putih

oleh Karina

Assalammualaikum, kenalkan aku Lubby si lebah putih. 

Aku mau mengajak menjelajah. Mau ikut?

Yuk kita menjelajah hutan, hei lihat ada apa itu?

Apakah kamu melihat sesuatu di hutan?

Ya, hutan adalah rumahku...

Tapi... aku sedih karena rumahku hancur

Padahal sebelumnya rumah adaalah tempat ternyaman

Aku punya banyak teman bermain...yang di darat ataupun di lautan

Ada Kupi si kupu kupu, ada Cupi si burung pipit, Sharki si ikan hiu, Octo si gurita, dan masih banyak lagi.


Itu hanya dua contoh cerita yang saya bawa kesini. Yang lainnya keren keren semua.  Kemudian bu Septi pun membagi potongan potongan gambar lain yang bisa menjadi bahan cerita juga. tapi kedua gambar berikut untuk Nice homework bagi yang ingin belajar lebih banyak








Selanjutnya kami diajak belanja gagasan. 

📷

Berikut link link yang bias menambah wawasan, memperkaya imajinasi lewat dongeng.


  1. Dongeng dengan pasir tanpa suara  https://www.youtube.com/watch?v=sKo7oy2p44U

  2. Kolaborasi para ibu untuk membuat ebook dongeng anak Indonesia www.serusetiapsaat.com

  3. Ebook dongeng berbahasa Inggris www.freechildrenstories.com

  4. https://guruceritaku.blogspot.co.id/2017/06/dongeng-anak-dengan-cerita-bergambar-edukatif.html

  5. http://sayangianak.com/bagaimana-cara-mulai-mendongeng/

  6. https://mekarbelajar.wordpress.com/2017/11/28/hasil-workshop-mendongeng-dengan-kak-mul/

Sumber bacaan :

Hidayati, Nurul. 2015. Mendongeng, Strategi Pendidikan Karakter dalam Keluarga, (online), http://eduku.co.read/23-mendongeng-Strategi-Pendidikan-Karakterdalam-Keluarga.html

Kartikawati, Eny.2012.

Hanya 33% Orang tua yang Masih Sempat Mendongeng untuk Anak, (online), http://wolipop.detik.com/read/2012/10/10/070850/2058848/857/hanya-33-orangtua-yang-masih-sempat-mendongeng-untuk-anak

Institut Ibu Profesional, Bunda Sayang, Antologi, Materi Menumbuhkan Karakter Anak Lewat Dongeng, 2015

Dan kini saatnya kami mempraktekan apa yang telah kami pelajari tadi.

Tugasnya adalah merekam dongeng yang telah ditulis masing masing dalam bentuk apapun. Baik berupa message voice ataupun video sesuai kreativitas.

Kemudian cari satu anak untuk membantu membaca dongeng tadi, dan rekam, lihat bedanya. Disitu kami akan banyak belajar.

Dan....

petualangan pun berakhir sudah. pelangi telah nampak diujung sana. Waktunya kembali menuju gerbang peradaban masing masing dengan bekal ilmu yang perlu dipraktekan. Pejamkan mata dan.... kami pun telah kembali pada kehidupan nyata yang penuh dnegan tantangan. Waktunya praktek, praktek, dan pratek.

Petualangan tadi telah membuktikan bahwa siapapun bisa mendongeng. Mendongeng tidak perlu magic atau hal magis lainnya. Hanya perlu sedikit imajinasi...

Contact us

Email : info@ibuprofesional.com

​​

  • Facebook Social Icon
  • Twitter Social Icon
  • instagram
  • YouTube Social  Icon
  • Google+ Social Icon

© 2018 by Ibu Profesional. www.ibuprofesional.com All right reserved